SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG
Tampilkan postingan dengan label Persepsi Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persepsi Anak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Juni 2009

Persepsi Anak – Peluru Kendali.

Ini masih dalam era perang dingin antara Blok Barat dan Blok Timur tahun 50 an. Bahwa Amerika Serikat dan Uni Soviet masing-masing sudah mempunyai peluru kendali itu sudah menjadi berita radio atau koran. Seperti sekarang berita tentang Korea Utara atau Iran yang sudah melakukan percobaan peluru kendali.
Suatu saat adik nenekku (yang mengasuh aku dari Kecil) membeli koran bekas untuk dipakai bungkus untuk orang belanja atau dibuat kantong kecil untuk bungkus gula ¼ kilo. Koran bekas itu aku baca dulu sebelum dipaki bungkus. Salah satu koran tersebut terdapat gambar karikatur seseorang menggunakan topi bergambar bintang dan bergaris (melambangkan orang Amerika atau biasa disebut paman Sam) menaiki sejenis bom yang panjang. Aku pikir ini pasti gambar peluru kendali. Memang dalam pikiranku peluru kendali itu dinaiki oleh orang dan di kendalikan untuk menuju sasaran. Hanya saja yang tidak habis pikir kok ada yang mau mengendalikan peluru / bom, kan pasti dia akan mati karena bomnya meledak.
Itulah gambaran aku waktu keci tentang peluru kendal. Tapi nggak tahunya sekarang malah banyak orang yang mau meledak bersam bom seperti yang sering dengan beritanya tentang (pasukan) bom bunuh diri.
(tsubiyoto)

Persepsi Anak - Bom Zat Air

Dasa warsa 50 an adalah era perang dingin antara Blok Barat yang komandoi oleh Amerika Serikat dan Blok Timur yang pimpin oleh Uni Soviet. Era itu diwarnai dengan perlombaan senjata terutam nuklir. Waktu itu istilah nuklir belum populer lebih dikenal dengan bom atom. Kemudian ada lagi dikenal dengan bom zat air, ini merupakan istilah saat itu untuk bom hydrogen atau bom H.
Suatu saat aku sedang mendengarkan siaran berita RRI. Meskipun masih di SR aku senang mendengarkan berita. Dalam siaran berita tersebut diketengahkan bahwa Amerika Serikat dalam melakukan percobaa bom zat air telah berhasil dengan baik. Karena berita itu dalam bukan berupa tulisan saya menerimanya sebagai bom sat air. Aku pikir bom sat air adalah bom yang diciptakan untuk meng “asat”kan air atau mengeringkan air. Waktu bermain dengan teman-teman aku ceritakan bahwa sekarang sudah ada bom sat air. Aku bilang bahwa kalau bom itu di jatuhkan di Rawa Pening maka airnya akan kering (asat). Rawa Pening adalah nama danau didekat tempat tinggalku di Ambarawa.
(tsubiyoto)

Persepsi Anak - Nabi Muhammad

Di kampungku nama selain nama Jawa yang menggunakan huruf O banyak juga nama orang yang menggunakan namai Arab / bahasa Arab. Nama seperti Machmud, Maskur, Alif, Ali, Hassan dll. Juga banyak yang menggunakan nama nabi misalnya Adam, Yunus, Yusuf, Muhammad, Ibrahim dan sebagainya. Karena bayak dan terbiasa mendengar nama-nama itu maka menurut saya (nama dari Arab) merupakan nama (orang) Jawa. Apalagi waktu di kelas 3 SR (sekarang SD) guru saya sering mendongeng tentang riwayat nabi tentunya dengan bahasa Jawa dan tidak pernah diceritakan bahwa nabi-nabi itu dari negeri nun jauh disana.

Di kampung saya waktu itu sering diadakan semacam selamatan di rumah kepala dukuh (di kampung saya disebut Bekel). Biasanya diadakan kalau ada peringatan keagamaan (Islam) atau peringatan yang mungkin peninggalan dari jaman Hindu seperti sedekah desa. Dalam acara itu setiap rumah diwakili oleh sesorang biasanya kepala keluarga, masing-masing membawa makanan. Makanan yang dibawa adalah nasi dalam bakul dengan lauk pauk ditaruh dalam tempat terbuat dari daun pisang, biasa disebut takir. Makanan lalu digelar diatas tikar setelah diberi hamparan daun pisang. Setelah ada sedikit semacam sambutan atau kotbah dan doa maka makanan tersebut dimakan berramai-ramai.

Waktu itu aku ingat adalah dalam rangka peringatan Maulud Nabi. Saya meskipun masih kecil tapi selalu disuruh mewakili adiknya nenek. Karena dalam rangka mauludan maka sambutannya tentang riwayat nabi. Dalam sambutan itu saya mendengar bahwa Junjungan kita Nabi Muhammad adalah orang Arab lahir di Mekah. Aku kaget mendengar hal tersebut Dalam hati tidak percaya kalau Nabi Muhammad adalah orang Arab. Semua orang yang namanya Muhammad yang saya kenal adalah orang Jawa. Bahkan teman sepermainanku namanya juga pakai Muhammad yaitu Muhammad Sugiono yang biasa kita panggal dengan “Muh”.

Setalah agak besar dan mendapat informasi & pengetahuan disekolah terutam saat di SMP ada pelajaran sejarah dunia termasuk sejarah nabi Muhammad barulah dapat memahami. Kalau ingat acara di rumah pak Bekel aku suka geli sendiri.
(tsubiyoto)

Persepsi Anak - Tuhan

Pada waktu masih kanank-kanak pasti pernah mempunyai persepsi atau gambaran tentang sesuatu yang berbeda dengan keadaan sebenarnya atau persepsi setelah dewasa. Persepsi semacam itu aku kira karena keterbatasan daya pikir dan keterbatasan pengetahuan atau informasi. Coba Anda ingat-ingat mungkin Anda mempunyai persepsi yang lucu, aneh, menggelikan dan mungkin hebat karena pemikirannya jauh kedepan melewati keadaan dimasa itu.
Setiap manusia di dunia ini pasti pernah mendengar kata Tuhan apapun bahasanya. Aku sendiri waktu kecil pernah mendengar kata “Gusti Allah”, “Yang Kuasa / Sing Kuwoso”, “Pangeran”, Coba ingat apa yang anda bayangkan tentang Tuhan pada saat anda masih kecil. Aku masih ingat bayangan tentang Tuhan yaitu seperti ini :
Tuhan itu seperti manusia yang ada dilangit sendirian. Bayanganku saat itu manusia tersebut seperti seorang nenek yang rambutnya sudah memutih badannya agak gemuk. Karena pernah mendengar bahwa Tuhan (waktu biasa menyebut Gusti Allah) terkadang menurunkan hujan, bayangku dilangit ada air dan kalau Tuhan mau menurunkan hujan maka Tuhan menusuk-nusukan paku didasar langit sehingga langit bocor dan turunlah hujan. Kalau airnya habis maka dasar langit yang berlubang tertutup kembali.
Bagaimana dengan anda ?
(tsubiyoto)